Sejarah Singkat

SMK Negeri 1 Bawen berdiri pada tahun 1965 di Kodya Salatiga berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan RI No. 93/Dirpt/BI/1965 tertanggal 27 Juli 1965,  tahun 1990 SMK Negeri 1 Bawen pindah di wilayah Kecamatan Bawen yang terletak di Kabupaten Semarang dengan luas lahan 9,8 ha, memiliki dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal baik internal maupun eksternal dengan enam Program Keahlian yang dimiliki, yaitu Program Keahlian Agribisnis Hasil Pertanian, Agribisnis Prduksi Tanaman, Agribisnis Produksi Ternak, Mekanisasi Pertanian, Tata Boga Dan Pariwisata.

Sejak Berdiri tahun 1965, SMK Negeri 1 Bawen telah menamatkan pertama kali tahun 1968 untuk Program Keahlian Teknologi Pertanian (saat itu), hingga tahun 2009 SMK Negeri 1 Bawen telah menamatkan tamatan sejumlah 4225 siswa yang tersebar diseluruh pelosok Nusantara dan bekerja diberbagai sektor Dunia Usaha dan Industi. Pada bulan Juni tahun 2009 SMK Negeri 1 Bawen meraih Sertifikat ISO 9001-2008 dari SAI Global.

SMK Negeri 1 Bawen memiliki potensi wilayah yang sangat strategis pada jalur Joglosemar (Jogjakarta, Solo dan Semarang), terletak pada titik sentral wilayah Kab. Semarang dan Provinsi Jawa Tengah, memiliki jarak tempuh 35 km dari Ibukota Provinsi Jawa Tengah sebagai penyangga Kota Semarang, Akses pelabuhan laut dan udara yang sangat dekat, Keindahan alam dan peningkatan budaya yang potensial untuk pariwisata (Wisata Kopeng, Candi Gedong Songo, Rawa Pening dan Wisata Bandungan Ambarawa) dan Lahan yang subur untuk pengembangan Agribisnis, Agrowisata dan Agroindustri  sangatlah mendukung untuk mengembangkan dan meningkatkan potensi daerah dan mutu pendidikan yang dihasilkan sesuai Visi dan Misi Sekolah.