Program Kerja [Kesiswaan]

PROGRAM KERJA UNIT KESISWAAN

SMK NEGERI 1 BAWEN

TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017

pk1 pk2 pk3 pk4 pk5 pk6 pk7


VISI MISI KESISWAAN

VISI KESISWAAN

Menghasilkan peserta didik yang berdisiplin  dan berkomitmen tinggi dalam menuntuit ilmu serta berbudi pekerti luhur dan profesional dalam berkarya.

MISI KESISWAAN

Membentuk peserta didik SMK Negeri 1 Bawen yang:

  1. Tertib, teratur dan terarah dalam menempuh pendidikan.
  2. Tegas dan konsekuen dalam bersikap dan mandiri.
  3. Memiliki wawasan luas dalam berorganisasi, berbangsa, dan bernegara.
  4. Trampil dan trengginas dalam pengembangan bakat dan minat untuk terus berprestasi.
  5. Berbudi pekerti luhur dalam bermasyarakat.
  6. Memiliki sikap handarbeni pada diri sendiri, keluarga, dan almamaternya.
  7. Memiliki jasmani dan rohani yang sehat dan kuat.

MOTTO KESISWAAN

moto


PRINSIP KERJA KESISWAAN

jj


SASARAN MUTU UNIT KERJA KESISWAAN

Sesuai dengan motto kebijakan mutu SMK Negeri I Bawen “ Today must be better than yesterday “, maka unit kerja kesiswaan  SMK Negeri I Bawen senantiasa berusaha untuk meningkatkan kinerjanya untuk meningkatkan prestasi kerja yang lebih baik dengan prinsip  “Memperbaiki setiap kesalahan, menghilangkan segala kelemahan/ kekurangan dan mempertahankan serta menyempurnakan segala kebaikan/ keberhasilan “ .

Sasaran yang diinginkan adalah :

  1. Jumlah peserta didik yang bermasalah dalam mengikuti pendidikan maksimal 9%.
  2. Tingkat pelanggaran disiplin peserta didik maksimal 9%.
  3. Tingkat Keikut sertaan peserta didik dalam berorganisasi, olah raga, dan ketrampilan lain yang bermanfaat minimal 25%.
  4. Prestasi peserta didik di berbagai bidang akademik maupun kegiatan kesiswaan lainnya minimal 10% .
  5. Animo pendaftar baru/ peserta didik baru pada SMK Negeri Bawen minimal 490 orang.
  6. Memberikan kepuasan pelanggan (peserta didik) pada level minimal 3,6 (dari skala 0–5).
  7. Memberikan kepuasan pelanggan (masyarakat ) pada level minimal 3,4 (dari skala 0-5 ).

 JANJI PELAYANAN UNIT KERJA KESISWAAN

SMK NEGERI 1 BAWEN

  1. Senantiasa melayani dengan senyum, sopan, santun, dan sigap
  2. Menjaga nama baik lembaga, dan dapat memberikan keteladanan
  3. Menindak secara adil, bijaksana tanpa diskriminatif
  4. Peduli, teliti, cermat, dan berkelanjutan
  5. Bertindak tegas, jujur, disiplin, profesional, dan proporsional
  6. Melayani secara ikhlas, cerdas, tuntas
  7. Meningkatkan kemampuan dan bersedia menerima kritik dan saran demi perbaikan

 


 

 MARS SMK NEGERI 1 BAWEN

 

SMK Negeri 1 Bawen

Melangkah menuju masa depan

Selalu bertakwa pada Tuhan Yang Esa

Menjadi manusia berguna

 

Selalu disiplin berkarya

Bertindak dengan sikap mulia

Tingkatkan pengetahuan tingkatkan keterampilan

Demi jaya Indonesia

 

Dengan semangat profesional

Kami bergerak selalu

Siap bersaing dalam segala era

Kami akan terus maju


TATA TERTIB PESERTA DIDIK SMK NEGERI 1 BAWEN

A. Hak-hak Peserta Didik

        Setiap Peserta didik berhak:

  1. mendapatkan pengajaran sesuai dengan Undang-undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1.
  2. mendapatkan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan program keahlian/kompetensi keahlian yang dipilih serta jadwal yang ditetapkan oleh sekolah.
  3. menggunakan dan atau memanfaatkan fasilitas sekolah sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh sekolah.
  4. mengikuti kegiatan-kegiatan sekolah yang berhubungan dengan pengembangan diri.

B. Kewajiban Peserta Didik

  1. hadir di Sekolah 10 menit sebelum apel pagi
  2. mengikuti apel pagi jam 07.00-07.15 WIB sebelum KBM dimulai dan apel siang jurusan setelah KBM selesai.
  3. melapor pada guru piket apabila datang terlambat.
  4. mendapat ijin tertulis dari guru piket dan guru yang mengajar, apabila akan meninggalkan sekolah pada jam pelajaran.
  5. menyampaikan surat keterangan dari orang tua dan diketahui oleh ketua RT setempat apabila berhalangan hadir.
  6. menyampaikan surat keterangan dari dokter apabila berhalangan sakit lebih dari 3 hari tidak masuk sekolah.
  7. melapor kepada guru piket atau guru BP/BK apabila terdapat jam pelajaran yang kosong.
  8. menggunakan seragam sekolah sesuai dengan ketentuan yaitua. hari Senin – Selasa seragam identitas sekolah lengkap (atribut sekolah, sepatu hitam, kaos   kaki hitam untuk putra, putih untuk putri, dan ikat pinggang seragam sekolah)b. hari Rabu – Kamis seragam OSIS lengkap (atribut sekolah, sepatu hitam, kaos kaki putih untuk putra, putih untuk putri, memakai dasi, topi, dan ikat pinggang seragam sekolah)c. hari Jumat – Sabtu seragam pramuka lengakap (lokasi gudep, Kabupaten, Jateng, nomor, tanda ambalan, tanda pelantikan, pandu dunia, sepatu dan kaos kaki hitam)
  9. menjaga nama baik sekolah baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
  10. menjaga ketenangan dan kenyamanan sekolah agar proses KBM dapat berjalan lancar.
  11. menciptakan, menjaga dan meningkatkan  lingkungan sekolah yang kondusif, bersih, sehat,  indah, segar dan nyaman untuk belajar.
  12. mengikuti pelajaran (teori dan praktik) dan prakerin ( PSG ).
  13. mengikuti upacara bendera, senam, bakti kampus dan kegiatan kerohanian.
  14. mengikuti kegiatan latihan Kepramukaan untuk semua tingkat. (kegiatan pramuka dilaksanakan hari Jumat pukul 13.00-15.00. dengan menggunakan pakaian seragam lengkap).
  15. menjaga keindahan dan kerapian rambut sesuai norma yang berlaku, untuk putra:a. ukuran 3-2-1 pada saat mengikuti MOS, PKK, dan PDK.b. ukuran 4-3-2 setelah mengikuti MOS, PKK, dan PDK
  16. membayar iuran Komite Sekolah tepat pada waktunya (paling lambat tanggal 10 setiap bulannya).
  17. memarkir kendaraan pada tempat parkir yang telah disediakan oleh sekolah.
  18. menjaga, merawat dan menggunakan sesuai dengan fungsinya segala sarana dan prasarana sekolah.
  19. mengikuti kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS), Pengenalan Kegioatan Kampus (PKK) dan  Pelatihan Dasar Kesamaptaan (PDK).

 C. Larangan bagi Peserta Didik

 Setiap peserta didik dilarang:

  1. mengoperasikan pesawat hand phone (HP), gitar, walkman/MP3/MP4pada saat KBM berlangsung.
  2. membawa, menyimpan dan menonton/melihat buku/gambar/gambar porno, komik/novel.
  3. membawa, menyimpan dan merokok di lingkungan sekolah maupun disekitar sekolah dengan radius 1 km dan selama mengenakan seragam sekolah.
  4. membawa barang-barang terlarang (narkoba), minuman keras, berbagai senjata (senjata tajam dan senjata api), petasan (mercon), dan bahan peledak lainnya.
  5. membawa dan menggunakan asesoris yang tidak sesuai dengan asesoris sekolah (topi, sweater, jumper, jaket, kalung, gelang, dan anting-anting).
  6. menggunakan seragam yang tidak sesuai dengan ketentuan sekolah (warnanya, bentuk dan modelnya, jadwal dan kegiatannya).
  7. berbuat, bersikap dan berbicara tidak senonoh, tidak sopan dan tidak santun, baik dengan teman apalagi dengan guru dan karyawan.
  8. melakukan tindakan kekerasan fisik maupun nonfisik terhadap sesama peserta didik, karyawan, guru dan kepala sekolah.
  9. mencoret-coret dan mengotori bangunan sekolah serta bangku belajar /sekolah.
  10. mengambil barang orang lain yang bukan miliknya tanpa sepengetahuan yang punya.
  11. merusak, menghilangkan dan menghancurkan fasilitas yang ada di sekolah.
  12. mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dalam lingkungan sekolah (kecepatan maksimal adalah 20 km/ jam ).
  13. melakukan  tindakan asusila / melanggar aturan norma agama, norma  masyarakat dan sopan santun.
  14. melakukan perjudian dalam bentuk apapun di sekolah.
  15. melakukan perkawinan/ pernikahan selama mengikuti masa pendidikan.
  16. melakukan keonaran, keributan dan perkelahian di sekolah.
  17. keluar dan  masuk sekolah tidak melalui pintu gerbang (menerobos pagar).

SANKSI PELANGGARAN

Peserta didik yang melanggar peraturan dan tata tertib akan dikenakan sanksi sebagai berikut:

  1. pemberian tugas yang bermanfaat baik untuk sekolah  maupun dirinya sendiri.
  2. pemberian sangsi administrasi dalam bentuk catatan/ data pelanggaran.
  3. penyitaan barang yang dilarang oleh tata tertib dan tidak boleh diambil .
  4. pemberian teguran  tulisan dan pembuatan surat pernyataan yang harus diketahui oleh orang tua kandung dan wali yang sebenarnya.
  5. pemberian skorsing secara bertahap dari 2 hari sampai 1 minggu sesuai besarnya poin pelanggaran yang dilakukan oleh siswa dan kebijakan Kepala Sekolah.
  6. pengembalian siswa kepada orang tua/wali oleh sekolah jika siswa tersebut sudah tidak bisa dibina lagi oleh sekolah.

KETENTUAN SANKSI

snk1 snk2


KETENTUAN PEMBERIAN SANKSI

Jika selama 1 tahun mengikuti pendidikan di SMKN I Bawen mendapatkan:

snk3

Catatan :

  1. Pelaksanaan pemberian sanksi dapat dilaksanakan tanpa harus melalui tahapan di atas, apabila ada pelanggaran yang memiliki point besar.
  1. Penghitungan point pelanggaran dapat dihapuskan apabila siswa tidak lagi melakukan pelanggaran tata tertib minimal selama dua bulan berturut-turut setelah mendapat pembinaan dari BP/BK dan mendapaT surat peringatan II (point 51 – 70).
  1. Jika no.2 tidak tercapai, maka penghitungan diteruskan hingga 1 tahun, setelah  itu baru dapat dihapuskan.

MEKANISME KETERTIBAN KEHADIRAN PESERTA DIDIK

mk1


 

MEKANISME PENANGANAN PESERTA DIDIK BERMASALAH

mk2


 

MEKANISME PESERTA DIDIK KELUAR/ PINDAH SEKOLAH

mk3


 

MEKANISME PESERTA DIDIK PINDAH PROGRAM KEAHLIAN

mk4


 

MEKANISME PENERIMAAN PESERTA DIDIK PINDAHAN

mk5


 

MEKANISME KOMPLAIN PELANGGAN

mk6


 

PANCASETIA PESERTA DIDIK SMK NEGERI 1 BAWEN

  1. Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta Undang-Undang Dasar 1945.
  1. Saling menghormati dan menghargai antar sesama pelajar, guru, karyawan,dan keluarga.
  1. Santun dalam berprilaku, sopan dalam berucap, cerdas dalam berfikir jujur dan berjiwa Patriotisme.
  1. Tertib, teratur, berprestasi siap menjaga nama baik sekolah, keluarga, Bangsa dan Negara Indonesia.
  1. Berwawasan Kebangsaan, berbudaya, cinta lingkungan serta berdedikasi tinggi terhadap sekolah.